BALIM YALIMO Berita HEADLINE HISTORIS Klasis GKI Mitra GKI DI Tanah Papua Pendidikan & Kesehatan Tanah Papua

Septinus M. Boerdam, Guru Panutan GKI Orang Kurima

“Pengapdianmu telah berbuah mekar. Engkau pergi bersama alam Kurima yang kau kasihi”. Nopase wa…!!

Kilas pengapdian Bapak Septinus Maurits Boerdam oleh Pdt. Herman Saud.

Oleh : Pdt. Herman Saud

Maaf, kami baru mendengar tentang kepergianmu dari dunia ini kawan sepelayananku Guru S. M. Boerdam.

Guru Septinus Maurits Boerdam adalah kelompok ke tiga guru-guru YPK yang ditempatkan di Wilayah Kurima-Mugi, Klasis Balim Yalimo.

Kelompok YPK pertama  adalah guru Demi Dimara. Beliau adalah satu-satunya Guru YPK yang mulai membuka Sekolah Dasar YPK di Polimo, Kurima pada tahun 1970. Kelompok ke dua adalah dua guru Task Forse yang diperbantukan kepada YPK, yaitu Guru Markus Tagihuma (ayah dari Andi  Tagihuma) dan Guru Wagianto Alm. Keduanya yang pertama membuka SD YPK di Ibiroma, Kurima pada tahun 1972.

Kelompok ketiga adalah Guru S.M. Boerdam dan kawan-kawan (dkk). Mereka semuanya berjumlah 21 orang tamatan dari SGB Korido, Kab. Supiori , sekarang yang diutus untuk melayani di bidang pendidikan di Klasis Balim Yalimo, Kab. Jayawijaya.

Guru S.M. Boerdam dkk hadir di Klasis Balim Yalimo atas permohonan PSW YPK Jayawijaya, bapak Guru Eduard Rumbiak.

Pada suatu sore di tahun 1974, (tanggal & bulan saya lupa), saudara H.D. Baute dan saya sedang berdiskusi tentang pekerjaan GKI di Klasis Balim Yalimo, termasuk  pekerjaan YPK, di mana kami butuh tenaga-tenaga guru untuk membuka SD di sekitar Wamena, Wilayah Kurima – Mugi,  Wilayah Yalimo (Apahapsili dan sekitarnya, Panggema dan sekitarnya, Welarek, Kosarek, Angguruk dan sekitarnya, termasuk wilayah pelayanan Zending NRC, yaitu Pass Valley dan Nipsan.

Sementara kami sedang berdiskusi, di rumah H.D. Baute di Kampus STFT GKI I. S. Kijne Abepura, yang kini dihuni oleh Kel. Pdt. Y. Ayomi, M.Th, almarhum, datanglah bapak Thom Wospakrik Alm. Ketua Pengurus Pusat YPK ketika itu untuk melapor tentang Guru-Guru YPK yang sudah tiba di Jayapura dari Biak.

Warga jemaat GKI Sion Ilyokeroma dan GKI Wenyaima, Bakal Klasis Balim Selatan Kurima gelar acara syukuran atas kepergian Bapak S. M. Boerdam di halaman gedung Gereja GKI Sion Ilyokeroma, Kurima, Senin (3/8/2020). (Dok. Awetnik Wetipo)

Saat itu Baute langsung memperkenalkan saya kepada bapak Wos, lalu bapak Wos dan saya mengatur keberangkatan mereka ke Wamena dan selanjutnya ke Pos-Pos GKI dan NRC di Kabupaten Jayawijaya.

Kemudian saya berjanji kepada bapak Wos bahwa setelah saya melaporkan kepada bapak PSW Jayawijaya,  nanti kami akan kirim berita kapan Guru-Guru YPK itu akan berangkat ke Wamena.

Ketika itu penerbangan semua pegawai GKI di Klasis Balim Yalimo dibiayai oleh UEM dari Jerman, kecuali gaji.

Seminggu kemudian guru-guru itu tiba di Wamena. Bapak PSW kemudian  mengatur penempatan mereka masing-masing di sekolah-sekolah yang telah ditentukan. Guru S. M. Boerdam dan beberapa kawan ditempatkan di Wilayah Kurima-Mugi.

Guru S.M. Boerdam  ditempatkan di Hitugi, Wilayah Mugi untuk membuka SD YPK di Hitugi dan beliau menjadi Guru Sekolah pertama di Hitugi, Wilayah Mugi.

Mulai sejak itu  beliau mengabdi di bidang pendidikan di Kab. Jayawijaya, kemudian Kab. Yahukimo sesudah dimekarkan.

Terakhir beliau menjabat PSW YPK Kab.  Yahukimo sampai akhir hayatnya pada tanggal 31 Juli 2020 di RS. Dian Harapan Jayapura.

Selamat jalan kawan sekerja Allah di Klasis Balim Yalimo, Kabupaten Jayawijaya. Tempatmu telah disediakan Guru Agungmu di surga. (*)

Kel. Pdt. Herman Saud di Jayapura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *