HEADLINE Tanah Papua

Yayasan Percetakan GKI Diserahterimakan Kepada Badan Pensiun Untuk Dikembangkan

Jayapura, 9/3 (MK) – Bertempat di Aula Kantor Sinode GKI di Tanah Papua, Senin 9 Maret 2020 berlangsung serah terima Yayasan Percetakan GKI Anna Grafika kepada Badan Pensiun GKI di Tanah Papua.

Serah terima itu dilakukan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang disaksikan oleh Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt.Andrikus Mofu, Wakil Ketua Sinode, Pdt.Hiskia Rollo, Wakil Sekertaris Sinode, Pdt.Sayhnur Abbas dan seluruh staf Kantor Sinode GKI di Tanah Papua.

Pendeta Hiskia Rollo, Ketua Anna Grafika yang mengelola Yayasan Percetakan GKI mengakui bahwa dirinya sebagai yang menjabat Ketua Anna Grafika tetap tunduk pada aturan yang ada untuk sedianya menyerahkan tugas kepada Badan Pensiun GKI.

“Artinya yang sudah diserahkan ke Badan Pensiun GKI ini penting karena akan memperhatikan dan mendukung para pegawai GKI yang pensiun nanti,” kata Pdt. Rollo yang adalah Wakil Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua.

Elia Loupatty, Ketua Badan Pensiun GKI usai menerima SK Yayasan Percetakan GKI mengatakan, percetakan GKI harus utuh dan semua percetakan GKI harus lewat GKI, baik percetakan yang hendak dilakukan oleh pihak jemaat, klasis, lembaga GKI maupun Sinode.

“Ini penting supaya percetakan ini bisa berkembang dan bisa memberikan masukan bagi gereja ini. Harus juga ada reformasi pada mesin percetakan. Kami juga akan umumkan yang bisa kerja mesin percetakan, karena orang yang kerja harus profesional. Tetapi kami harap BP Am bisa sampaikan ini, tetapi jika lambat maka kami akan umumkan secara terbuka,” kata Elia Loupatty.

Pdt.Hiskia Rollo ketika menyampaikan sambutan usai prosesi serahterima SK Yayasan Percetakan GKI kepada Badan Pensiun GKI. (ely/MK)

Ia juga menyinggung soal aset GKI yang selama ini ada hampir di setiap klasis, terutama aset tanah.

Menurutnya, aset-aset ini bisa dimanfaatkan untuk membangun rumah bagi para pegawai GKI agar pensiun dapat ditempati.

“Maka kami minta BP Am Sinode bikin inventarisasi, agar bisa digunakan sebagaimana kebutuhan yang ada,” tambahnya.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu mengatakan, serah terima pengelolaan percetakan GKI ini penting agar dapat mendukung pembiayaan pensiun bagi pegawai GKI di Tanah Papua.

“Kami harap percetakan GKI bisa dikembangkan bagi sumber pensiun GKI, karena setiap tahun ada penambahan pensiun. Pembayaran pensiunan per 1 Maret 2020 saja telah mencapai 659 orang dengan anggaran Rp1 milyar lebih dan ini kedepan akan bertambah.

Maka dengan hadirnya Yayasan Percetakan di Badan Pensiun GKI bisa dikembangkan untuk mendukung semua ini,” kata Ketua Sinode.

Ketua Sinode juga berharap agar pihak pengelola Badan Pensiun bisa berkantor di kantor yang ada.

Pdt.Andrikus Mofu ketika menyampaikan sambutan usai penyerahan SK Yayasan Percetakan GKI kepada Badan Pensiun GKI. (ely/MK)

“Mesin percetakan yang ada agar diperbaharui, karena mesin percetakan ini adalah mesin uang. Hanya saja tidak dimanfaatkan dengan baik, maka saat ini perlu dimanfaatkan dengan baik.”

Selain percetakan, Ketua Sinode juga mengatakan bahwa Badan Pensiun GKI juga berpikir untuk bagaimana membangun rumah bagi para pensiunan, tetapi bukan hanya untuk di Jayapura, melainkan di semua klasis GKI di Tanah Papua.

Hal ini katanya dilakukan dengan kerjasama developer yang ada.

“Ada banyak pensiun yang harus diberi perhatian, maka sekali lagi saya apresiasi Badan Pensiun GKI yang telah melakukan upaya-upaya ini,” tukasnya. (ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *