BALIM YALIMO Berita Klasis GKI Tanah Papua

BPBK Balim Selatan Berharap Dukungan Tokoh Holoma Lunasi Biaya Pembangunan Pastori

Jayapura, 23/1 (MK) – Badan Pekerja Bakal Klasis Balim Selatan meresmikan dan mentabiskan Gedung Pastori Baru Jemaat GKI Solafide Holoma, Bakal Klasis Balim Selatan pada, 27 Desember 2019.

Peresmian itu dihadiri Sekertaris Bakal Klasis Balim Selatan, Pdt.Daut Batimuata beserta sejumlah penginjil dan Ketua Rayon Ibiroma, Kurima.

Sekertaris Bakal Klasis Balim Selatan, Pdt.Daut usai memimpin prosesi pentabisan pastori jemaat Solafide mengatakan, pihak berharap agar gedung pastori baru yang dibangun dengan susa paya ini dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin dalam melayani umat di Holoma.

Ia juga berharap agar warga jemaat berpartisipasi menjaga dan memelihara pastori ini sebagai rumah pelayanan untuk melakukan pelayanan.

Selain itu ia berharap kepada para tokoh dari Holoma untuk bersama-sama melunasi biaya tukang dan melengkapi perlengkapan gedung pastori.

Aksi makan sumbang. Dana yang hendak disumbang diisikan pada noken yang digantung oleh seorang perempuan di depan panggung. (ely)

“Ia, saya sampaikan kepada para tokoh dari kampung ini (Holoma) untuk bersama-sama melunasi biaya sisa dan melengkapi perlengkapan gedung, agar dapat dipergunakan oleh pelayan.

Terlebih dari itu saya atas nama klasis menyampaikan terima kasih kepada warga jemaat yang telah membangun rumah ini. Tuhan Yesus memberkati,” ucap Pdt.Daut.

Ibadah sendiri diakhiri dengan aksi makan sumbang melunasi biaya pembangunan gedung pastori tersebut.

Kampung Holoma

Holoma adalah salah satu kampung yang berada di ketinggian 1800 kaki dari permukaan laut. Saking tingginya dari rata-rata kampung di Bakal Klasis Balim Selatan, daerah Kurima, Kabupaten Yahukimo Papua, kampung ini selalu ditutupi kabut dan angin kencang setiap waktu.

Tanpak kampung Holoma dan Gedung Gereja GKI Solafide Holoma, Bakal Klasis Balim Selatan (ely).

Untuk menuju ke kampung ini, akan menghabiskan 2-3 jam bagi orang yang belum perna ke sana. Kampung ini walaupun berada cukup tinggi, tetapi menghasilkan sayur mayur yang tumbuh tanpa pupuk. Mulai dari Wortel, Sawi, Kacang Panjang hingga sayur mayur lainnya. (ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *