Tanah Papua

Surat Pastoral Gereja Minta Agar Tidak Menyebarkan Berita Bohong

Situasi di Papua tetap tegang.

Setelah kerusuhan di Wamena pekan lalu, di mana ada banyak kematian bahkan di kalangan non-Papua, banyak migran diterbangkan keluar dari Wamena.

Dalam situasi meningkatnya ketegangan etnis ini, GKI-TP telah menulis surat pastoral untuk semua gerejanya.

Surat itu menekankan bahwa orang Kristen, terlepas dari asal etnisnya, adalah saudara.

Pada saat yang sama, Surat Pastoral menolak rasisme terhadap Papua dan menekankan bahwa semua orang diciptakan menurut gambar Allah.

Baca juga: https://kemitraangki.com/2019/09/29/dewan-gereja-dunia-menyerukan-anggotanya-berdoa-untuk-situasi-di-tanah-papua/

Surat itu menyerukan kepada semua pekerja gereja dan anggota jemaat untuk tidak menyebarkan berita tanpa diperiksa dan tidak untuk menyebarkan berita bohong.

Menyerukan kepada orang-orang Kristen untuk berdamai.

Surat itu menyerukan berdoa untuk pemulihan orang Papua, untuk pemerintah dan pasukan keamanan serta aktivis hak asasi manusia untuk semua korban kerusuhan serta bagi mereka yang bekerja untuk perdamaian. (cwo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *