HEADLINE

Menunggu Visa Jerman, 10 Pemuda Kemitraan GKI Latihan Drama

Jayapura, 30/7 (MK) – Sepuluh pemuda kemitraan GKI dari Klasis Balim Yalimo, Klasis Mamberamo Apawer, Klasis Yalimo Angguruk dan Klasis Yalimo Elelim yang direncanakan berangkat awal Agustus 2019 ke Klasis Schwelm Jerman dalam program pertukaran pemuda (Exchange Program) sedang berada di Jakarta dalam tahap pengurusan visa.

Pengurusan visa di Kantor Kedutaan Jerman telah dilakukan pekan lalu dan akan release dalam pekan ini untuk selanjutnya menuju Schwelm Jerman.

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan setelah sejumlah pemuda Klasis Schwelm telah mengunjungi Klasis Balim Yalimo, Mamberamo Apawer, Yalimo Angguruk dan Klasis Yalimo Elelim pada tahun 2017.

Pemuda yang akan berangkat ke Klasis Schwelm tahun 2019 merupakan pemuda kemitraan tahun 2017 yang telah bergabung dengan pemuda kemitraan Jerman 2017 yang telah melakukan kegiatan kunjungan di 4 klasis mitra di Papua.

Marko, Johni dan Ekien di Jakarta. Dok.Pemuda/MK)

Exchange program ini sendiri dilakukan setiap dua tahun, baik kunjungan pemuda Jerman ke Papua maupun pemuda Papua ke Jerman.

Terlepas dari pertukaran pemuda, dilakukan juga perkunjungan oleh 4 pimpinan klasis di Papua ke Jerman dan sebaliknya pimpinan Klasis Schwelm ke Papua. Tahun 2018, empat pimpinan klasis di Papua mengunjungi Klasis Schwelm Jerman.

Kemitraan yang menghasilkan program kunjung mengunjung ini terjadi atas kerja keras sejumlah misionaris Jerman, seperti Pdt.Segfried Zollner dan almarhum Pdt.Klaus Reuter yang telah melakukan pelayanan pada tahun 1960 – 1970 an di Angguruk dan sejumlah Pos Penginjilan GKI di Wilayah pegunungan.

Selain program kunjung mengunjung, dalam kemitraan ini juga ada program beasiswa Schwelm bagi mahasiswa empat klasis GKI, termasuk Bakal Klasis GKI Balim Selatan yang baru dimekarkan dari Klasis Balim Yalimo.

Deska, Nikson, Eliakim dan Rumaikewi di Jakarta. (Dok.Pemuda/MK)

Terakhir, untuk memperkuat kemitraan dan program kunjung mengunjung serta pendidikan, pada tahun 2016 bertempat di aula P3W GKI Padangbulan dilakukan evaluasi dan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Klasis Balim Yalimo, Klasis Mamberamo Apawer, Klasis Yalimo Angguruk, Klasis Yalimo Elelim dengan Klasis Schwelm Jerman di bawah persetujuan GKI di Tanah Papua dan United Evangelical Mission (UEM) Jerman.

Setelah penandatanganan kesepahaman itu, program kunjung mengunjung dan pendidikan dalam kemitraan terus berjalan, walaupun belakangan konsistensi kesepahaman terlihat kurang efektif. (ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *