HEADLINE

Relawan PAM Port Numbay dan Kemanusiaan Tolong Pengungsi Nduga Melahirkan

Jayapura, 25/6(MK) – Dua minggu lalu, Tim Kesehatan PAM GKI Port Numbay dan Tim Relawan Kemanusiaan Untuk Pengungsi Nduga berhasil membantu seorang ibu SG (pengungsi Nduga) yang kesulitan melahirkan di Klinik Putri Wamena.

“Awalnya kami hanya melakukan pengobatan untuk pengungsi yang sakit, namun saat kami sedang berkemas untuk pulang, keluarga ibu yang hendak melahirkan memberitahu kami kalau ada ibu yang kesakitan melahirkan sejak kemarin,” jelas dr.Ema Natalia, seorang dokter dari Komunitas Medis PAM GKI Port Numbay.

Pada saat itu katanya, pihaknya tidak bisa buat apa-apa karena tidak ada peralatan yang memadai.

“Kami bisa membantu, tapi peralatan dan obat-obatan khususnya peralatan steril, partus set dan hecting set yang kami bawa tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan. Kami bersama tim relawan juga sudah berupaya mengirim orang untuk mencari obat-obatan di apotek yang ada di Wamena, namun tidak ada yang menjual peralatan dan obat-obatan yang kami butuhkan,” kata dr.Ema.

Akhirnya kata dr.Ema, Tim Kesehatan dan Relawan memutuskan untuk mengantarkan pasien ke Klinik Putri Wamena guna mendapatkan pertolongan.

Raga Kogeya, dari tim relawan kemanusiaan untuk Nduga mengakui bahwa ibu yang diantar tim relawan ke klinik akhirnya berhasil melahirkan seorang anak laki-laki.

“Setelah tiba kurang lebih 10 menit, sang ibu melahirkan bayi laki-laki pada pukul 19.17 WIP. Kami sangat senang karena anaknya sehat dan lahir dengan berat 3,5 kg. Ibunya juga sehat,” kata Raga Kogeya.

Awalnya kata Raga Kogeya, pihak keluarga dari ibu tersebut trauma untuk mengantar pasien ke rumah sakit karena mengalami trauma panjang.

“Mereka sebenarnya tidak ingin membawa pasien ke rumah sakit karena trauma dan takut dengan orang yang belum dikenal, sehingga pasien dirawat keluarga di rumah. Namun belakangan mereka menyetujuinya karena dukungan tim relawan,” tukas Raga.(*)

Disadur dari : nokenwene.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *