Mitra GKI DI Tanah Papua

Ingin Tahu Informasi Pelayanan, PAR Petrus Waena Kunjungi Sinode GKI

Jayapura, 4/7 (MK) – Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) kelas Tanggung dan Remaja Jemaat GKI Petrus Waena mengunjungi Kantor Sinode GKI di Tanah Papua di Argapura, Jayapura, Rabu (4/7/2018).

Kunjungan itu dilakukan guna mengetahui dari dekat tentang Kantor Sinode GKI-TP, tetapi juga ingin mengetahui sejarah pekabaran injil dan informasi dari setiap departemen-bidang yang ada di Kantor Sinode.

Kunjungan itu diawali dengan penjelasan Kepala Departemen Pembinaan Jemaat Sinode GKI-TP, Pdt.Melkias Wutoy mengenai Sinode GKI.

Pendeta Hanz Wanma menjelaskan mengenai sejarah berdirinya Sekolah Minggu di Tanah Papua, tetapi juga menceriterakan mengenai kisah seorang anak kecil yang turut bersama sama dengan Pdt.Ottow dan Geisler tibah di Mansinam tahun 1855.

“Ya saya ada bikin buku sekolah minggu, jadi kalau jadi saya akan antar ke jemaat Petrus untuk anak-anak lihat. Disitu banyak informasi yang bisa belajar, terutama tentang sekolah minggu. Ada juga soal CCA bagi anak-anak,” kata Pdt.Hanz Wanma kepada 40 an lebih anak-anak sekolah minggu Petrus.

Alky Yoku, Ketua PAR Jemaat Petrus Waena mengatakan, kegiatan kunjungan ini dilakukan guna mengetahui dari dekat tentang apa saja yang dilakukan di Kantor Sinode GKI, tetapi juga ingin mendengar langsung bidang kerja yang ada di Kantor Sinode.

“Ya tujuan utama ingin melihat langsung, tetapi juga mendengar tentang pelayanan di kantor sinode. Lihat juga bidang-bidang yang ada dengan tugas kerja,” kata Alky kepada majalah kemitraan di sela sela kunjungan.

Anak anak sekolah minggu ketika mendengarkan arahan dari Kepala Departemen PI Sinode GKI, Pdt.Rumbiak (Elisa/MK)

Alky juga mengakui bahwa pada tahun 2017 pihaknya perna mengunjungi Kantor Sinode GKI dalam program dan tujuan yang sama. “Jadi sudah dua kali kami mengunjungi kantor sinode.”

Selain kunjungan ke Kantor Sinode, katanya pihaknya akan mengunjungi Kantor Pusat YPK di Argapura, Kantor Klasis Port Numbay dan Percetakan GKI.

Ketika ditanya mengenai timbal balik dari kunjungan ini, kata Alky, pihaknya akan membikin cerdas cermat sebagai bentuk respon dari kunjungan ini. “Ya tentu kami akan kasih CCA mengenai kunjungan ini. Jadi tidak hanya kunjung mengunjung, tetapi ada yang dipelajari untuk dipraktekan dalam kelas,” tukasnya.

Kevin Manufandu, salah satu anak sekolah minggu Petrus Waena merasa senang atas kunjungan ini. Katanya, kunjungan ini sangat bermanfaat bagi mereka, karena dapat mengetahui tentang bidang kerja dan juga apa yang dilakukan Sinode GKI.

“Saya sangat senang karena dapat banyak informasi. Selama ini hanya tahu kapan injil masuk di Tanah Papua, sekarang saya tahu banyak tentang bagaimana injil masuk. Tetapi juga tentang bidang kerja yang sebagian kami sudah lihat,” kata Kevin. (ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *