BALIM YALIMO Mitra GKI DI Tanah Papua SCHWELM YALIMO ANGGURUK

GKI-TP Meluncurkan Buku Bergambar dan Pembinaan Pengasuh di Angguruk

Jayapura, 23/5 (MK) – Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, melalui Bidang Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Sinode GKI-TP, pada Rabu (16/5/2018) gelar kegiatan pembinaan terhadap pengasuh sekolah Minggu se-Klasis GKI Yalimo Angguruk di gedung Gereja GKI Daniel Angguruk.

Kegiatan itu dilakukan pertepatan dengan Hut injil masuk di Angguruk pada tanggal 19 Mei 1961- 19 Mei 2018 yang berusia 57 tahun. Didalamnya juga dilakukan peluncuran Alkitab Bahasa Yali dan buku bergambar bagi anak-anak sekolah minggu.

Kegiatan itu diawali dengan perkenalan buku bergambar untuk anak-anak sekolah minggu dan rombongan utusan Sinode GKI di Tanah Papua oleh Nathan Pahabol, Koordinator Mitra 4 klasis GKI di Tanah Papua dan Schwelm Jerman.

Pembinaan itu diawali dengan perkenalan akan buku bergambar untuk anak-anak oleh Pdt.Friedrick Tometten yang adalah penerjemah buku bersama tiga penginjil dari Angguruk.

Pdt.Tometten, Pdt.Morin dan Nathan Pahabol ketika memperkenalkan buku untuk anak tersebut (Elisa-MK)

“Buku ini bukan hanya saya saja, tetapi Esau dan dua penginjil bersama menterjemahkannya. Buku tidak ditaruh saja, tetapi digunakan dengan baik untuk anak-anak sekolah minggu disini,” kata Pdt.Tometten dihadapan pengasuh-pengasuh sekolah minggu.

Setelah itu, buku bergambar untuk anak-anak sekolah minggu yang berjumlah 4.000 eksemplar dibagi kepada para guru sekolah minggu di Klasis GKI Yalimo Angguruk.

Pdt.John Morin, Kepala Bidang PAR Sinode GKI di Tanah Papua mengatakan, sekolah minggu pada umumnya di klasis ini sudah berjalan, walaupun masih banyak kekurangan karena kondisi geografis yang bergunung-gunung dan lembah-lembah.

“Nah dengan itu buku bergambar ini sangat menolong guru-guru sekolah minggu untuk mengajar, karena dilengkapi dengan gambar-gambar. Kami menyampaikan tentang kurikulum dengan metode dan mereka mengajar dengan drama singkat dan mereka berperan sangat baik sehingga anak-anak dapat mengerti,” kata Pdt.Morin.

Dengan demikian katanya, metode ini diharpakan bisa menjadi satu bagian penting ketika pengasuh mengajar di sekolah minggu nanti.

“Saya berterima kasih kepada Sinode GKI, Lembaga Alkitab Indonesia, para hamba Tuhan yang telah bekerja terjemahkan buku ini dan juga panitia yang dengan hati mau membantu warga GKI di Klasis Yalimo ini.”

Sebagai informasi, buku bergambar untuk anak-anak sekolah minggu tersebut akan juga dibagikan di Apahapsili, Klasis Yalimo Elelim pada tanggal 26-27 Mei 2018. (ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *